4 Perda Banyuwangi Digedok

Politik&Pemerintahan

Deadlock 10 Menit

4 Perda Banyuwangi Digedok

Memo Timur Online | Minggu, 24 November 2013 - 13:03:30 WIB | dibaca: 124 pembaca

Kegiatan Paripurna dan saat deadlock

Banyuwangi, Memo
Akhirnya  , rapat paripurna pengesahan 4 Raperda menjadi Perda di ruang utama DPRD Banyuwangi tuntas, Jum'at (22/11).
Meski sempat dead lock 10 menit, pimpinan sidang Hermanto, SE – yang juga Ketua DPRD - berhasil memuluskan tahapan pengesahan 4 Perda dan usulan 4 draft Raperda usulan eksekutif dan inisiatif DPRD setelah daftar hadir dari 27 anggota terpenuhi menjadi 33 anggota DPRD yang hadir.  
Raperda yang disahkan menjadi Perda adalah Pengelolaan Sampah, Penanggulangan Bencana Alam, Pemberdyaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Perubahan ke - 4 Perda No. 13 Tahun 2007 tentang Penyertaan Modal Daerah pada pihak ke 3. Empat Raperda usulan eksekutif dan Raperda usulan legeslatif.
"Pengendalian Tempat Hiburan dan Raperda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil”.
Sedang Raperda Inisiatif DPRD, terkait Pelestarian Benda Bangunan dan atau Lingkungan Cagar Budaya, Tanggungjawab Sosial Perusahaan.
Tampak dari eksekutif Bupati Abdullah Azwar Anas, Wakil Bupati, Yusuf Widyatmoko, Sekretaris Daerah H. Slamet Karyono dan sejumlah SKPD hadir.
Dua pimpinan DPRD yakni Wakil Ketua, H. Joni Subagio, Adil Ahmadiyono tampak mendampingi pimpinan sidang.
“Eksekutif dan legeslatif menyepakati pengesahan 4 draft raperda yang baru. Dua usulan eksekutife dan dua raperda inisiatife DPRD,” kata Hermanto, SE.
Sekadar diketahui, Perda pengelolaan sampah, membahas kewajian dan hak pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi permasalah sampah di Banyuwangi.
Sedang Perda Penanggulangan Bencana Alam terkait hak dan kewajiban Pemerintah dalam mengatasi permasalahan ada bencana. Salah satunya pemerintah memiliki kewenangan mengelola dan menyalurkan bantuan bencana alam.
Perda Pemberdayaan UMKM menjelaskan aturan dan mekanisme perlindungan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah dalam menghadapi pasar bebas di Banyuwangi.  
Yang menarik adalah Perda Perubahan ke - 4 Perda No. 13 Tahun 2007 tentang Penyertaan Modal Daerah pada pihak ke - 3 terkait hibah saham dana 10 miliar dari pengelola tambang emas Gunung Tumpangpitu, Pesanggaran yakni PT. Merdeka Serasi Jaya kepada Pemkab Banyuwangi.(bw1)  










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar